Lomba Pembacaan Naskah Pembukaan UUD 1945

Secara nasional, bulan Oktober telah ditetapkan sebagai bulan bahasa. Selama bulan ini, seluruh anak bangsa diajak untuk berbahasa secara baik, berbahasa secara terampil. Kira-kira demikian harapannya.

Di sekolah-sekolah para guru mewajibkan pelajar untuk menggunakan bahasa Indonesia secara baik dan benar. Mereka pun butuh proses belajar dalam mendalami bahasa Indonesia. Dengan kata lain, mereka diajak untuk menggunakan ragam bahasa sesuai peruntukannya.

Semakin banyak anak bangsa menaruh perhatian pada aspek kebahasaan, maka kita yakin dari waktu ke waktu akan banyak kemajuan di bidang ini. Rasanya kita berdosa bila bahasa sendiri tak kita kuasai, sementara tuntutan situasi dan kondisi memaksa setiap kita mempelajari bahasa asing seperti Inggris, Jerman, Jepang dan China.

Dengan mempelajarinya secara baik dan benar, maka kita ikut pula melestarikannya. Bukan tak mungkin ketika tuntutan globalisasi tak terbendung dan ketika kita lebih cenderung menggunakan bahasa asing di daerah kita, maka lambat laun bahasa ini akan hilang. Ia akan punah. Atau penggunaannya semakin amburadul.

Tahun ini Bulan Bahasa menjadi keistimewaan tersendiri bagi para siswa ekskul smantika sastra SMA Negeri 3 Kuningan. Mereka merayakannya dengan menyelenggarakan Lomba Pembacaan Naskah Pembukaan UUD 1945 untuk siswa-siswi kelas X, XI, dan XII. Menurut Ketua Pelaksana Bulan Bahasa 2008 Yogi Giana, kegiatan ini diharapkan menjadi agenda rutin dari SMANTIKA SASTRA sehingga akan menggali kreativitas rekan-rekan pelajar di bidang kebahasaan, sekaligus melestarikan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan yang telah disepakati sejak 1928,” tuturnya.

Sementara Pembina Ekskul Smantika Sastra Drs. Rukadi, M.Pd. mengungkapkan, tujuan dari perayaan bulan bahasa adalah bentuk apresiasi para siswa terhadap bahasa bangsanya sendiri. Menurutnya, peran siswa dalam lomba menunjukan apresiasi pelajar SMAN 3 Kuningan terhadap peringatan bulan bahasa sudah baik sekali, untuk kedepannya tinggal meningkatkannya. Harapannya agar acara bulan bahasa mampu menghasilkan generasi yang mencintai bahasa dan sastra Indonesia.

Puncak acara Bulan Bahasa ini adalah pemberian hadiah kepada para peserta yang telah menjuarai perlombaan itu. Adapun para juara Lomba Pembacaan Naskah UUD 1945 yang mendapatkan penghargaan adalah :

Juara I

Nama : Wiwi Pratiwi Wijayanti

Kelas : XI.IPA.2

Juara II

Nama : Tika Pratama Ariesta

Kelas : XII.IPA.3

Juara III

Nama : Agus Rohmansah

Kelas : XI.IPS.3

Juara Harapan I

Nama : Toto Sunarto

Kelas : XI.IPA.2

Juara Harapan II

Nama : Jovie Susila

Kelas : XII.IPA.1

Website Pin Facebook Twitter Myspace Friendfeed Technorati del.icio.us Digg Google StumbleUpon Premium Responsive

Tulisan ini dipublikasikan di Ekstrakurikuler. Tandai permalink.

1 Response to Lomba Pembacaan Naskah Pembukaan UUD 1945

  1. hendri berkata:

    saya mnang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.