Bupati Kuningan Terima Penghargaan IGRA (Indonesia Green Region Award)

Bupati Kuningan Terima Penghargaan IGRA (Indonesia Green Region Award)

Bupati Kuningan H. Aang Hamid Suganda dipastikan menerima penghargaan IGRA (Indonesia Green Region Award) di Balai Kartini Jakarta, Rabu (21/9). Penghargaan ini diberikan oleh Kantor Berita Radio KBR68H bekerja sama dengan Majalah SWA. KBR68H adalah kantor berita radio swasta terbesar di Indonesia. KBR68H memproduksi aneka program radio berbasis jurnalisme berkualitas tinggi. Saat ini, KBR68H melayani hampir 800 radio jaringan di Indonesia dan sembilan Negara Asia serta Australia. Sedangkan Majalah SWA adalah majalah bisnis ternama yang menganalisis dan memberi solusi bagi kegiatan bisnis di Indonesia. Ajang penghargaan IGRA merupakan bentuk penghargaan kepada Pemerintah Kota/Kabupaten yang punya kepedulian atas keberlangsungan lingkungan hidup secara terencana dan massif. Ini merupakan ajang penghargaan pertama yang diberikan perusahaan media untuk lingkungan hidup.

Proses seleksi daerah kabupaten dan kotamadya yang mengikuti ajang Indonesia Green Region Awards (IGRA) 2011 dilaksanakan secara ketat. Tim panitia seleksi dengan berbagai masukan yang diperoleh terus mendapatkan penajaman informasi seputar daerah-daerah yang diperkirakan berpotensi untuk ditelisik lebih jauh. Sebuah proses yang memang dilakukan secara hati-hati agar perolehan pemenang nantinya mendapatkan akurasi prima terhadap keberpihakan mereka atas pemeliharaan keseimbangan alam di daerah kandidat.

Sistem penilaian IGRA 2011 ini sebagaimana tahun lalu, menggunakan metode Delphi. Yakni metode penilaian oleh tim panelist yang beranggotakan sejumlah ahli yang concern pada persoalan lingkungan hidup dengan berbagai latar belakang. Diantaranya berasal dari kalangan Lembaga Swadaya Masyarakat (NGO), Pers, Pemerintahan, dan juga Pengusaha. Tim panelist berjumlah 15 orang.

Dewan juri bertolak dari acuan terhadap berbagai indikator utama, seperti pengelolaan sampah, pengelolaan hutan dan perkebunan, pengelolaan tata ruang, pertanian, pemanfaatan lahan, transportasi, pengelolaan daerah aliran sungai, daerah tangkapan air, ketersedian air bersih, sumber daya alam, kualitas udara, energi dan adaptasi terhadap perubahan iklim. Temuan yang didapat dikonfrontasi langsung dengan para wakil daerah yang masuk kategori terpilih. Kemudian kandidat diminta mengirimkan kelengkapan data sekaligus presentasi tentang kebijakan lingkungan yang sudah diambil. Setelah itu melalui beberapa pertimbangan dan rangkaian verifikasi serta dialog belakangan akan menghasilkan para kandidat pemenang.

Tahun ini ada 10 finalis yang ditetapkan menjadi kandidat pemenang, yaitu Kota Yogyakarta, Kota Payakumbuh, Kota Surabaya, Kabupaten Kuningan, Kota Banda Aceh, Kota Palangkaraya, Kabupaten Berau, Kota Denpasar, Kabupaten Jepara, dan Kabupaten Gorontalo. Kiranya keinginan kuat Pemkab Kuningan untuk menjadikan Kuningan sebagai Kabupaten Konservasi mendapat dukungan dari dewan juri IGRA 2011. Yang kemudian sepakat menetapkan Kabupaten Kuningan sebagai pemenang.

(Sumber: Bagian Humas Setda Kabupaten Kuningan)

dikutip dari http://www.kuningankab.go.id/berita/bupati-kuningan-terima-penghargaan-igra-indonesia-green-region-award

Website Pin Facebook Twitter Myspace Friendfeed Technorati del.icio.us Digg Google StumbleUpon Premium Responsive

Tulisan ini dipublikasikan di Bupati, Kuningan, Penghargaan dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.