Sekolah Adiwiyata Kabupaten Bandung Studi Banding ke SMAN 3 Kuningan

Pembina SBL/Adiwiyata sedang menjelaskan penampungan bekas air wudlu yang dapat dipakai untuk menyiram tanaman

Pembina SBL/Adiwiyata sedang menjelaskan penampungan bekas air wudlu yang dapat dipakai untuk menyiram tanaman

Pada tanggal 29 Maret 2016, SMAN 3 Kuningan kedatangan tamu yang studi banding adiwiyata/sekolah berbasis lingkungan dari persekolahan adiwiyata kabupaten Bandung yang “disponsori” BPLH Kabupaten Bandung. Tamu yang berkunjung ke SMAN 3 Kuningan, para kepala sekolah SD, SMP, SMA, SMK dari Kabupaten Bandung yang konsen pada adiwiyita. Rombongan tersebut untuk belajar menata lingkungan, mengelola sekolah berbasis lingkungan/adiwiyata, menciptakan budaya warga sekolah cinta lingkungan.

Penerimaan Rombongan di Bala Rancage dengan menyimak program adiwiyata

Penerimaan Rombongan di Bala Rancage dengan menyimak program adiwiyata

Kunjungan terserbut diawali dengan sambutan pemaparan program adiwiyata/sbl, sekolah sehat SMAN 3 Kuningan yang disampaikan oleh Kepala SMAN 3 Kuningan dan Tim Pembina Adiwiyata SMAN 3 Kuningan dengan diselingi tanya jawab/diskusi/saling berbagi informasi penuh keakraban kekeluargan diantara kedua belah pihak. Rombongan belajar ke SMAN 3 Kuningan fokus pada menciptakan budaya peduli lingkungan.

Rombongan juga kagum pada SMAN 3 Kuningan yang dapat menciptakan lingkungan berbasis alam seutuhnya. Hal ini di sekolah seperti di labortorium alam yang alami, ada tanaman obat, tanaman buah, tanamans sayur, tanaman pohon besar dan rindang, ada aquaskip air tawar, aqua skip air laut, penakaran burung, “display” ayam “pelung”, ayam ketawa, dan berbagai burung. Intinya SMAN 3 Kuningan memiliki “kebun raya yang mini” dan sangat cocok utuk dijadikan sumber belajar bagi siapa saja yang memerlukan.

Suana akrab berdiskusi tentang adiwiyata antara tamu dengan pihak SMAN 3 Kuningan

Suana akrab berdiskusi tentang adiwiyata antara tamu dengan pihak SMAN 3 Kuningan

Selain kagum pada penataan lingkungan yang asri, rombongan juga belajar menata sumur resapan, biopori, greenhouse sebagai tempat persemaian, hidroponik, pembuatan kompos organik, penampungan bekas air wudlu yang disimpan pada banker bawah tanah yang dapat digunakan kembali untuk menyiram tanaman di lingkungan sekolah dan observasi ke ruang UKS yang representatif.

Setelah rombongan berduskusi, observasi, dilanjutkan dengan foto-foto di lingkungan SMAN 3 Kuningan yang dianggap berkesan. Di sela-sela menimati indahnya lingkungan SMAN 3 Kuningan, ada beberapa sekolah ingin berkunjung kembali ke SMAN 3 Kuningan secara mandiri oleh sekolahnya dan belajar lebih jauh dan lebih dalam tentang adiwiyata/sekolah berbasis lingkungan dan sekolah sehat.

Rombongan sedang asyik melihat dokumen adiwiyata dan sekolah sehat di ruang sekretariat UKS SMAN 3 Kuningan

Rombongan sedang asyik melihat dokumen adiwiyata dan sekolah sehat di ruang sekretariat UKS SMAN 3 Kuningan

 

 

 

 

 

 

 

 

Perwakilan rombongan sedang berfose di green house SMAN 3 Kuningan

Perwakilan rombongan sedang berfose di green house SMAN 3 Kuningan

 

 

 

 

 

 

 

Salah satu kepala sekolah dari Kabupaten Bandung sedang menikmati indahnya vertical garden SMAN 3 Kuningan

Salah satu kepala sekolah dari Kabupaten Bandung sedang menikmati indahnya vertical garden SMAN 3 Kuningan

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Website Pin Facebook Twitter Myspace Friendfeed Technorati del.icio.us Digg Google StumbleUpon Premium Responsive

Tulisan ini dipublikasikan di 2015/2016, Adiwiyata, Berita Kampus, Lingkungan Hidup, SBL, Sekolah Sehat, Semester Genap, UKS dan tag , , , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.